Posted on Mei 28th, 2009 by dhista
Filed under Telematika |
Dalam kamus istilah dunia telekomunikasi, broadband merujuk pada metode pensinyalan yang melibatkan atau menangani frekuensi dengan jangka (band) relatif cukup lebar, yang mungkin juga terbagi dalam kanal-kanal atau frequency bins. Dalam hal ini kita kerap mendengar broadband radio dan broadband television. Broadband sendiri pada galibnya selalu merupakan termin relatif, dipahami menurut konteksya.
Kenisbian istilah broadband dalam konteks komunikasi data tercermin dalam definisi dalam laporan OECD tahun 2006 yang menyebutnya sebagai kecepatan data transfer ≥256 kbps . Sementara itu, US-FCC pada tahun 2008 membuat batasan broadband dalam kecepatan >768 kbps. Nampaknya, batasan ini akan terus meningkat dari tahun ke tahun.
Negara-negara berkembang seperti Indonesia dan India masih memakai definisi lama, yang membatasinya dalam jangkauan kecepatan lebih besar atau sama dengan 256 kbps. Hal ini terungkap dalam berbagai broadband forum termasuk India broadband forum, yang memahaminya sebagai kapasitas minimum kecepatan download 256 kbps ke saluran akses pelanggan dari Point of Presence (POP) milik provider yang menyelenggarakannya.
Posted on April 30th, 2009 by dhista
Filed under Curhat |
Suatu saat, kamu akan terkungkung oleh ketidakpahaman orang2 terdekat. Karena, mereka lah semestamu.
Ilmu maupun kebodohan; keduanya bisa menjadi kerangkeng manusia. Orang pandai biasanya jadi terlalu banyak pertimbangan dalam melangkah; bahkan juga jadi orang yg sering tak berani melangkah atau peragu. Orang bodoh sering punya ketakutan yg tak bisa dia jelaskan sebabnya.
Satu2nya alasan yg bisa dikemukakannya [...]
Posted on April 13th, 2009 by dhista
Filed under Nikah |
Saya dulu, waktu masih bujangan, punya istilah lain untuk menyebut TTM: “pacar freelance”. Istilah itu sebetulnya untuk bikin sedikit diferensiasi dengan hubungan berpacaran nan “kelewatan”. Kita sering kan liat hubungan perpacaran yg sangat posesif; atau jenis perpacaran yg kemana2 musti bareng selengket2nya; nha itu yg saya maksut “kelewatan”.
Karena nurani kita percaya bahwa pacaran hanyalah hubungan [...]
Posted on April 10th, 2009 by dhista
Filed under Telematika |
Sebelum melihat fitur yang lain, biasanya kita langsung membandingkan resolusi maksimum yang bisa dihasilkan kamera digital. Dan soal resolusi ini, biasanya juga sangat signifikan dengan harganya. Makin tinggi resolusinya, makin mahal pula harga digital camera (selain faktor merk dan fitur tambahan lainnya).
Ada beberapa jenis yang mengunggulkan fitur “ultra”seperti ultra compact digital cameras (mengutamakan ukurannya yg [...]