Memilih resolusi sesuai kebutuhan
Sebelum melihat fitur yang lain, biasanya kita langsung membandingkan resolusi maksimum yang bisa dihasilkan kamera digital. Dan soal resolusi ini, biasanya juga sangat signifikan dengan harganya. Makin tinggi resolusinya, makin mahal pula harga digital camera (selain faktor merk dan fitur tambahan lainnya).
Ada beberapa jenis yang mengunggulkan fitur “ultra”seperti ultra compact digital cameras (mengutamakan ukurannya yg super kompak dengan fitur yang padat), dan ultra zoom digital cameras (mengunggulkan fasilitas zooming). Yang paling umum dianggap sebagai kamera berstandar pro disebut Digital SLR Cameras.
Untuk pengguna non-pro, yg suka hobi ceprat-cepret sekadar untuk mengisi halaman blog atau FB/frenster, sebenarnya kamera dengan resolusi 1-2MP sudah sangat mencukupi. Ia sudah cukup memenuhi hasrat Anda bernarsis-ria. Malahan kalau untuk diupload ke situs web, sebisanya ukuran foto dibuat berbobot dibawah 0.5 MB saja. Karena, kalau lebih dari itu malah akan memperberat proses upload, dan membuat orang yg melihat foto jadi terlalu lama menunggunya. Lagipula, beberapa situs juga membatasi ukuran image yang diperblehkan diupload ke servernya.
Resolusi menentukan ukuran maksimum untuk menghaslkan kualitas cetak optimal dari hasil pencitraan kamera digital. Sebuah foto yang dibuat dengan resolusi 1MP sudah cukup baik untuk dicetak di kertas ukuran 4×6″. Sementara 2MP cukup untuk ukuran A5, 3MP untuk A4, 4-6MP untuk ukuran A3, dan seterusnya.