Konsep Direktori dalam Unix

Direktori adalah file khusus yang mengandung daftar nama-nama dari file-file lainnya dan inode yang bersesuaian. Suatu direktori dapat menunjuk ke inode yang sama dengan menggunakan multiple links.

Dua nama khusus terdapat dalam setiap direktori, yaitu “.” (titik) dan “..”(titik titik). Seperti halnya file lainnya, direktori tidak mempunyai informasi tentang namanya sendiri, sehingga menggunakan nama simbolis “.” untuk menunjuk ke direktori itu sendiri. Simbol “..” menunjuk ke parent dari direktori tersebut.

Direktori dapat mengandung nama-nama dari directori-directori lainnya. Hal ini menciptakan struktur tree.

Puncak dari semua direktori adalah direktori “root” . Karena file tidak mengetahui namanya sendiri, maka direktori root tidak mempunyai nama tetapi direpresentasikan dengan single slash (/). Ketika menunjuk kepada suatu file yang spesifik atau direktori pada tree, digunakan konsep “pathname”: urutan direktori, dimulai dari root, setiap direktori dipisahkan dengan slashes (/).

Struktur tree file system dapat terdiri dari beberapa disk, yangterlihat seolah-olah satu disk besar. Setiap satuan disk itu sebenarnya memiliki struktur treenya masing-masing dengan direktori root masing-masing. Root dari suatu disk diasosiasikan (mounted) oleh operating system dengan nama direktori pada disk lainnya untuk menghubungkan disk secara hierarkis.

Dalam file system EXT2 mampu menyokong beberapa file extension yang biasanya tidak diberikan dalam file system UNIX. Unix pada dasarnya tidak memperlakukan sebuah file berdasarkan file extension seperti pada Windows, namun berdasarkan jenisnya.

This entry was posted on Sabtu, Maret 21st, 2009 at 11:58 pm and is filed under Telematika. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “Konsep Direktori dalam Unix”

  1. ilfa Says:

    ka..gmana cara.a menghapus dan mengubah direktori pada UNIX????

Leave a Reply