Kecepatan Broadband yang (ternyata) relatif

Dalam kamus istilah dunia telekomunikasi, broadband merujuk pada metode pensinyalan yang melibatkan atau menangani frekuensi dengan jangka (band) relatif cukup lebar, yang mungkin juga terbagi dalam kanal-kanal atau frequency bins. Dalam hal ini kita kerap mendengar broadband radio dan broadband television. Broadband sendiri pada galibnya selalu merupakan termin relatif, dipahami menurut konteksya.

Kenisbian istilah broadband dalam konteks komunikasi data tercermin dalam definisi dalam laporan OECD tahun 2006 yang menyebutnya sebagai kecepatan data transfer ≥256  kbps . Sementara itu, US-FCC pada tahun 2008 membuat batasan broadband dalam kecepatan >768 kbps. Nampaknya, batasan ini akan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Negara-negara berkembang seperti Indonesia dan India masih memakai definisi lama, yang membatasinya dalam jangkauan kecepatan lebih besar atau sama dengan 256 kbps. Hal ini terungkap dalam berbagai broadband forum termasuk India broadband forum, yang memahaminya sebagai kapasitas minimum kecepatan download 256 kbps ke saluran akses pelanggan dari Point of Presence (POP) milik provider yang menyelenggarakannya.

This entry was posted on Kamis, Mei 28th, 2009 at 1:47 am and is filed under Telematika. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

One Response to “Kecepatan Broadband yang (ternyata) relatif”

  1. Joe Foulds Says:

    Hai there!
    My band recently recorded our very own full song!!!

    Check it out, we’ve learnt a lot from your blog! :)
    xxx

Leave a Reply